KONSEP UMUM MEDIA PEMBELAJARAN
Untuk memenuhi tugas mata kuliah al-Wasa’il at-Ta’limiyah
Disusun oleh Kelompok I :
Amalia Miftahatul Ummah (D92216059)
Maya Shofia An Naja (D92216071)
Umi Hanik (D92216088)
Dosen Pengampu:
Umi Hanifah, M.Pd.I
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA
2018
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul ”Konsep Umum Media Pembelajaran”. Makalah disusun bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliahal-Wasa’il at-Ta’limiyah.
Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Allah SWT dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini.
Harapan penulis semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Namun demikian, penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini.
Surabaya, 25 Februari 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
Cover i
Kata Pengantar ii
Daftar Isi iii
BAB I : PENDAHULUAN
Latar Belakang 1
Rumusan Masalah 1
Tujuan 1
BAB II : PEMBAHASAN
Pengertian Media Pembelajaran 2
Dasar / Landasan Penggunaan Media Pembelajaran 3
Fungsi dan Kegunaan Media Pembelajaran 5
BAB III : PENUTUP
Kesimpulan 7
Daftar Pustaka 8
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan manusia, baik dalam ekonomi, sosial, budaya maupun pendidikan. maka dari itu agar pendidikan tidak tertinggal dari perkembangan iptek perlu adanya penyesuaian-penyesuaian. Terutama yang berkaitan dengan pengajaran sekolah. Salah satu faktor tersebut adalah media pembelajaran, yang merupakan satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar. Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian guru dalam setiap kegiatan pembelajaran, akan tetapi hal itu sering terabaikan.
Oleh karena itu, dalam makalah ini kami menyampaikan pembahasan mengenai “Konsep Umum Media Pembelajaran”, agar mampu mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses mengajar.
Rumusan Masalah
Apa Pengertian Media Pembelajaran ?
Apa Dasar/Landasan penggunaan Media Pembelajaran ?
Apa Fungsi dan Kegunaan Media Pembelajaran ?
Tujuan
Untuk mengetahui pengertian Media Pembelajaran.
Untuk mengetahui Dasar/Landasan penggunaan Media Pembelajaran.
Untuk mengetahui Fungsi dan kegunaan Media Pembelajaran.
BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Media Pembelajaran (تعريف الوسائل التعليمية)
تعريف الوسائل التعليمية هي أجهزة وأدوات ومواد يستخدمها المعلّم و المتعلّم لتحسين عملية التعليم.
ومن بعض العلماء تذكر أنّ الوسائل التعليمية :
-هي كل ما يستعين به المعلّم في تدريسه لجعل درسه أكثر إثارة وتشويقا لطلابه.
-هي كل وسيلة تساعد المدرس علي توصيل الخبرات الجديدة إلي تلاميذه بطريق أكثر فاعليته و أبقى أثرا.
Hasil penelitian telah memperlihatkan media telah menunjukkan keunggulannya membantu para guru dan staf pengajar dalam menyampaikan pesan pembelajaran serta lebih cepat dan lebih mudah ditangkap oleh para siswa. Media memiliki kekuatan-kekuatan yang positif dan sinergi yang mampu merubah sikap dan tingkah laku mereka kearah perubahan yang kreatif dan dinamis.
Sebelum mengetahui tentang media pembelajaran perlu diketahui bahwa arti media sendiri berasal dari bahasa latin dari bentuk jamak kata medium yang berarti perantara adapun para ahli ada yang mengatakan bahwa media dapat diartikan dengan saluran juga alat untuk menyampaikan pesan dll. Pembelajaran adalah suatu kegiatan penyampaian ilmu kepada seseorang agar mampu dipahami.
Sedangkan arti media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan atau menyampaikan ilmu, juga alat pembantu bagi pengajar sehingga dapat difahami oleh siswa dalam proses belajar.
Dan media pembelajaran dapat juga diartikan peralatan fisik dan segala jenis sarana pendidikan yang digunakan dan di integrasikan untuk meningkatkan efektivitas juga efesiensi pencapaian belajar.
Sebagaimana yang dikatakan Hanifah pada bukunya, ia mengatakan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai perantara/sarana untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.
Namun demikian media pembelajaran tidak bisa menggantikan guru sepenuhnya artinya media tidak akan menghasilkan efesiensi belajar jika tanpa guru, guru masih berperanan penting dan sangat diperlukan sekalipun media telah merangkum semua bahan ajar yang dapat di fahami oleh siswa dan perlu di ingat bahwa media hanya sebuah sarana untuk mencapai tujuan pengajaran.
Dasar-dasar Penggunaan Media Pembelajaran(أساسية الوسائل التعليمية)
أساسيتها :
قابلية الوسيلة للتطبيق (من حيث توفرها، وبساطتها )
ملاءمة خصائص الطلبة (من حيث السن، المستوى العقلي، الميولات الحيط والإجتمعي) النشاطات التعليمية (من حيث ملاءمتها للهدف من استخدامها)
Dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran sebaiknya memperhatikan dasar-dasar sebagai berikut:
Ketepatannya dengan tujuan pengajaran; artinya media pengajaran dipilih atas dasar tujuan-tujuan instruksional yang telah ditetapkan. Tujuan-tujuan instruksional yang berisikan unsur pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis lebih memungkinkan digunakannya media pembelajaran.
Dukungan terhadap isi bahan pelajaran; artinya bahan pelajaran yang sifatnya fakta, prinsip, konsep dan generalisasi sangat memrlukan bantuan media agar mudah dipahami siswa.
Kemudahan memperoleh media; artinya media yang diperlukan mudah diperoleh, setidaknya dibuat oleh guru pada waktu mengajar.
Ketrampilan guru dalam menggunakannya; Apapun jenis media yang diperlukan syaratutama adalah guru dapat menggunakannya dalam proses pengajaran. Nilai dan manfaat yang diharapkan bukan pada medianya tetapi dampak dari penggunaan oleh guru pada saat terjadinya interaksibelajar siswa dengan lingkungannya. Adanya OHP, proyektor film, komputer, dan alat-alat canggih lainnya, tidak mempunyai arti apa-apa, bila guru tidak dapat menggunakannya dalam pengajaran untuk mempertinggi kualitas pengajaran.
Tersedia waktu untuk menggunakannya; sehingga media tersebut dapat bermanfaat bagi siswa selama pelajaran berlangsung.
Sesuai dengan taraf berpikir siswa; Memilih media untuk pendidikandan pengajaran haruss sesuai dengan taraf berpikir siswa, sehingga makna yang terkandung di dalamnya dapat dipahami oleh para siswa. Seperti menyajikan grafik yang berisi data dan angka atau dalam proporsi dalam bentuk persen bagi siswa SD kelas-kelas rendah tidak ada manfaatnya. Mungkin lebih tepat dalam bentuk poster. Alur hubungan suatu konsepatau prinsip hanya bisa dilakukan bagi siswa yang memiliki kadar berpikir yang tinggi.
Menurut Dale sebagaimana yang dikutip oleh Umi Hanifah bahwa gambar diatas merupakan salah satu gambaran yang paling banyak digunakan sebagai acuan dan dasar penggunaan media dalam pembelajaran, yang dikenal dengan Dale’s Cone of Experience (kerucut pengalaman Dale), kerucut ini menggambarkan bahwa hasil belajar seseorang diperoleh mulai dari pengalaman langsung, kenyataan yang ada dilingkungan kehidupan seseorang dan pengamatan.
Dasar tingkatan kerucut Dale ini bukanlah tingkat kesulitan, akan tetapi tingkat ke abstrakan, jumlah jenis indra yang turut serta dalam penerimaan materi pembelajaran dan pesan.
Dengan landasan pemilihan media di atas, guru dapat lebih mudahmenggunakan media mana yang dianggap tepat untuk membantu mempermudah tugas-tugasnya sebagai pengajar. Media bukan keharusan tetapi sebagai pelengkap jika dipandang perlu untuk mempertinggi kualitas belajar dan mengajar.
Fungsi dan Kegunaan Media Pembelajaran(أهمية الوسائل التعليمية)
أهمّيتها :
استثارة اهتمام التلاميذ وإشياع حاجاتهم التعليمية
زيادة الخبرات المتعلمين وتنويعها زيادة سرعة التعلم فهي تحقق تعلما بأسرع وقت وأقل جهد إلى غير ذلك
Fungsi Media Pembelajaran
Pada awalnya media hanya berfungsi sebagai alat bantu dalam pembelajaran yaitu berupa sarana yang dapat memberikan pengalaman visual (nyata) kepada siswa dalam rangka mendorong motivasi belajar, memperjelas dan mempermudah konsep yang kompleks dan abstrak menjadi sederhana, konkret, serta mudah dipahami. Dengan demikian media dapat berfungsi untuk mempertinggi daya serap dan retensi anak terhadap materi pembelajaran.
Disisi lain media pembelajaran dalam suatu kegiatan itu berfungsi sebagai penyaji stimulasi informasi, sikap, dan lain-lain. Juga untuk meningkatkan keserasian dalam penerimaan informasi. Dalam hal-hal tertentu juga berfungsi untuk mengatur langkah-langkah kemajuan serta untuk memberikan umpan balik.
Program media pembelajaran dilaksanakan secara sistematis berdasarkan kebutuhan dan karakteristik serta diarahkan pada pembahasan tingkah laku siswa yang ingin dicapai. oleh sebab itu para ahli media telah merumuskan ciri-ciri penggunaan media dalam pendidikan, sehingga terhimpun suatu konsepsi teknologi pendidikan yang mempunyai ciri-ciri:
1). Berorientasi pada sasaran atau siswa.
2). Menerapkan konsep pendekatan sistem.
3). Memanfaatkan sumber media yang bervariasi.
Sejalan dengan mantapnya konsepsi tersebut, fungsi media tidak lagi hanya sebagai alat peraga atau alat bantu, melainkan sebagai media sumber belajar yang artinya media pembawa informasi atau pesan pengajaran terhadap siswa. Didalam kegiatan belajar mengajar, media pendidikan/pengajaran secara umum untuk mengatasi hambatan dalam berkomunikasi, keterbatasan fisik dalam kelas, sikap pasif siswa/mahasiswa serta mempersatukan pengamatan mereka.
Jadi, fungsi utama media pembelajaran ini adalah media pembelajaran sebagai alat bantu dalam pembelajaran dan media pembelajaran sebagai sumber belajar.
Kegunaan Media Pembelajaran
Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra.
Misalnya :
Kejadian atau peristiwa yang terjadi dimasa lampau bisa ditampilkan lagi melalui rekaman film, vidio, foto dan lain sebagainya.
Konsep yang terlalu luas ( gunung berapi, gempa bumi, iklim dan lain-lain ) juga bisa divisualkan melalui film, vidio ataupun gambar foto.
Dengan menggunakan media pembelajaran secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk :
Menimbulkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dan lingkungan dan kenyataan.
Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya.
Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswam maka guru akan banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam :
Memberikan perangsangan yang sama.
Mempersamakan pengalaman.
Menimbulkan persepsi yang sama.
Adapun manfaat media pembelajaran secara khusus diantaranya antara lain:
Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan.
Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik.
Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
Efesiensi waktu dan tenaga.
Meningkatkan kualitas hasil belajar.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pengertian Media Pembelajaran
Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan atau menyampaikan ilmu, juga alat pembantu bagi pengajar sehingga dapat difahami oleh siswa dalam proses belajar.
Dasar/Landasan penggunaan Media Pembelajaran
Ketepatannya dengan tujuan pengajaranDukungan terhadap isi bahan pelajaran
Kemudahan memperoleh media
Ketrampilan guru dalam menggunakannyaTersedia waktu untuk menggunakannya
Sesuai dengan taraf berpikir siswa
Fungsi dan Kegunaan Media Pembelajaran
Fungsi Media Pembelajaran
fungsi utama media pembelajaran ini adalah media pembelajaran sebagai alat bantu dalam pembelajaran dan media pembelajaran sebagai sumber belajar.
Kegunaan Media Pembelajaran
Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra.
Dengan menggunakan media pembelajaran secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasif anak didik.
Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswam maka guru akan banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda.
DAFTAR PUSTAKA
Sadiman, Arief S, DKK. 1986, Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatnya. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Sadiman, Arief S, DKK. 1996, Media Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Rohani, Ahmad. 1997, Media Instruksional Edukatif. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Sudjana, Nana. 1997, Media Pembelajaran, Penggunaan dan Pembuatannya. Bandung: Sinar Baru.
Usman, M. Basyiruddin. 2002, Media Pembelajaran. Jakarta : Ciputat Pers. Hanifah, Umi. 2014, Media Pembelajaran Bahasa Arab, (Sidoarjo, CV. Cahaya Intan.
Hanifah, Umi (2011) Media pembelajaran bahasa arab. Putra Media Nusantara, Surabaya, pp.1-251. ISBN 9 78-602-9047-74-5.
قسم الأحياء، مذكرة الوسائل التعليمية
تصميم الوسائل التعليم وإنتجاها لذوي الإحتياجات، عبد الحافظ سلامية
أهمية الوسائل التعليمية في عملية التعلم العامة، محمد وطاس
تكنولوجيا التعليم بين النظرية والتطبيق، محمد محمود حيلة
تصميم الوسائل التعليم وإنتجاها لذوي الإحتياجات، عبد الحافظ سلامية
Home »
» Media pembelajaran
Media pembelajaran
Posted by Umi Hanik
Artikel Pendidikan Profesi Keguruan, Updated at: 4/15/2018 09:20:00 PM